Saturday, April 4, 2015

Kumpulan Pantun Bertema Lingkungan

Berikut ada beberapa contoh pantun bertema lingkungan buatan sendiri:

Beli buah di toko kudus
Jangan lupa membeli roti
Jika tanah menjadi tandus
Bagaikan hidup tiada arti

Kalau tanam kayu ulin
Jangan digali berbagai arah
Bumi gersang bencana rutin
Karena pohon habis dijarah

Cabe merah rasanya pedas
Kalau makan jangan dikunyah
Hutan rusak berganti cadas
tanah kering hewanpun punah

Pergi ke pasar beli kemiri
Jangan lupa dengan tomatnya
Lingkungan rusak di sana-sini

Kesadaran umat hanya wacana

Teks Dialog Negosiasi

Smartphone Baru

Di hari minggu yang sangat cerah, Faisal pergi ke konter untuk mencari Smartphone.

Penjual       : “Selamat datang, silahkan duduk.”
Faisal          : “Terima kasih.”
Penjual       : “Ada yang bisa saya bantu?”
Faisal          : “Saya ingin beli Smartphone.”
Penjual       : “Ingin Smartphone yang seperti apa?”
Faisal          : “Yang keluaran terbaru dan tercanggih itu merek apa mba?”
Penjual       : “Begini, kalau yang tercanggih dan terbaru menurut saya iphone 5S dan Samsung galaxy S5.”
Faisal          : “Perbedaannya itu apa mas?”
Penjual       : “Perbedaan sih tidak jauh beda ada kelebihan dan juga ada kekurangannya,   tetapi kalau anda ingin smartphone untuk bergaya, anda bisa pilih iphone 5 namun dengan harga yang lebih mahal sesuai dengan mereknya, nah jika anda ingin menikmati fasilitas sebuah smartphone yang tercanggih dengan harga miring anda bisa memilih Samsung galaxy S5.”
Faisal          : “Oh, begitu. Saya boleh lihat yang Samsung Galaxy S5? ”
Penjual       : “Iya, sebentar saya ambilkan dulu.”
Faisal          : “Iya.”
Penjual       : “Ini, silahkan di coba dahulu.
Faisal          : “Fasilitasnya apa saja?”
Faisal          : “Ada kamera belakang 16MP, Water Resistant, Finger print, RAM 2 GB dengan versi android 4.4.2 kitkat, Memori Internal 32 Gb, LCD 5.1 inchi, dan masih banyak lagi.”
Faisal          : “Warnanya ini hanya hitam saja?”
Penjual       : “Kalau ini ada warna gold, putih, biru, sama hitam ini.”
Faisal          : “Saya mau lihat yang biru, soalnya saya suka warna biru.”
Penjual       : ”Maaf, yang warna biru lagi habis stoknya, mungkin besok datangnya.”
Faisal          : ” Kalau sekarang adanya warna apa saja ?”
Penjual       : ”Kita punya warna gold sama hitam.”
Faisal          : ”Saya lihat yang gold dulu.”
Penjual       : ”Iya, saya ambilkan dulu.”
Faisal          : ”Iya.”
Penjual       : ”Ini, silahkan.”
Faisal          : ”Hitam sama gold bagus mana?”
Penjual       : ”Tergantung selera, kalau hitam itu sudah biasa, tapi kalau gold itu jarang orang punya.”
Faisal          : ”Saya pilih hitam saja.”
Penjual       : ”Oh iya.”
Faisal          : ”Harganya berapa?”
Penjual       : ”Kalau yang ini harganya Rp 8.700.000,00.”
Faisal          : ”Tidak ada diskon ?”
Penjual       : ”Kebetulan kita lagi ada promo untuk merek Samsung Galaxy S5 ada spesial diskon, jadi harganya tinggal Rp 8.400.000,00.”
Faisal          : ”Tidak bisa turun lagi ?”
Penjual       : ”Tidak bisa. Ini bisa di kredit  mas, angsuran 8 X dalam  5 bulan.”
Faisal          : ”Rp 8.200.000,00 gimana ?, cash.”
Penjual       : ”Di tambahin lagi!”
Faisal          : ”Saya tambahin Rp 100.000,00 gimana ?”
Penjual       : ”Tetap tidak bisa, begini saja saya kasih  Rp 8.350.000,00, itu sudah turun banyak lho.”
Faisal          : ”Gak bisa ditambahin lagi diskonnya ?”
Penjual       : ”Gak bisa, nanti kalau ditambahin terus bos saya marah, ini bukan punya saya kalau punya saya, saya kasih segitu.”
Faisal          : ”Ya sudah saya setuju Rp 8.350.000,00.”
Penjual       : ”Saya buatkan notanya dulu.”
Faisal          : ”Iya.”
Penjual       : ”Ini notanya, silahkan tanda tangan disini. Ini juga ada garansinya 1 tahun, jadi kalau ada masalah dengan Smartphonenya, bawa saja kesini.”
Faisal          : ”Oh iya, ini uangnya.”
Penjual       : ”Terima kasih.”
Faisal          : ”Sama-sama.”

Faisal pun pulang membawa Smartphone miliknya yang baru.